Gerimis Hati Asyikin

Gerimis Hati Asyikin

TV3@ 2016

TV3@ 2016
#gerimishatiasyikin #alhidayahproductions #tv3

Bila Ajal Menanti

Bila Ajal Menanti
#bilaajalmenanti #tsarasiasdnbhd #tvalhijrah

Karyaku ...

Telemovie BILA AJAL MENANTI di TV ALHIJRAH. 3 JULAI, 2015 @ 10pm. Karya / Konsep / Skrip / SHAHRIZAD SHAFIAN. Arahan : Tn AIDIL FITRI MY @TSAR ASIA SDN BHD.

بسم الله الرحمن الرحيم

Junjungan Baginda Rasulullah SAW bersabda :

" La takhaf wa la tahzan, innallaha ma'anaa."

- Don't be afraid and don't be sad, indeed Allah is always being with you.-

*... ASTAGHFIRULLAHAL ADZIM ALLADZILA ILAHA ILAHUWAL HAYYUL QAYYUMU WA ATUßU ILAIH...*

AL WAHID

"so remember me, I will remember you. And be grateful to me and do not deny me."

(Al Bakarah 2:152)

Selamat Datang Ke Blog

Shahrizad Shafian

(penulis)

"Telah ku sediakan hamparan doa,pautan wasiat,selaut rindu dan cinta seluas langit biru buat kalian. Andai daku dijemput dulu, sudilah kiranya di sedekahkan surah Al Fatihah buatku. Itu saja hadiah yang ku mahu. Kerana ku tahu, amalan yang ada padaku tidak cukup walaupun pada sujud doa malam-malamku. Ya Labbaika, kasihanilah insan-insan yang mengasihani aku."


JANJI ADAM di DRAMA FESTIVAL KL 2014

JANJI ADAM di DRAMA FESTIVAL KL 2014
Lets vote for JANJI ADAM for all categories at Drama Festival KL 2014

JANJI ADAM

JANJI ADAM
Bermula 24 Sept, 2013 di Slot Azalea (4pm-5pm) TV3. Selama 20 Ep. JOM tonton karya kita yang kedua selepas LEBARAN KASIH. Your feedback are more than welcome.

JANJI ADAM PROMO

Thursday, December 1, 2011

Ngajad's Tiga Seringgit - Tunggu Aku Disini ...

Oleh : Ngajad


Di hujung kaki senja, sepasang matanya mula berkaca - kaca. Di ketap bibir nipisnya dalam menahan sebak di dada, luluh ! Itu yang di rasanya, tika di saat ini. Bergetar - getar seluruh tubuh kerdilnya sebaik bayangan matahari mencemburui penderianya.

“Ini harus terjadi dan mana mungkin tidak ...” terputus – putus suara serak lelakinya. Angin petang kian menggigit tubuh sasanya. Tegap kedua bahunya tidak sekuat dengan keputusan yang harus di sampaikan kepada dia.

Dia masih menunggu. Lambaian lembut kain tudung kepalanya tidak seiring dengan keluhan yang bakal di miliki. Mata mereka tidak mencari – cari tetapi sebaliknya, seakan sudah mengerti sudah pada kesudahan ini.

“Ini sudah pun berlaku dan waktu sudah pun berlalu” perlahan suaranya menghalusi suram senja di sini.

“Dikau mengerti bukan ? Ini adalah rancangan DIA. Ketentuan NYA. Ini adalah takdir yang sudah pun diutuhkan. Lalu apabila aku pergi ...?” terhenti di situ akan pertanyaan itu. Berat jiwa dalam berserah. Berat lagi takdir yang menyerah.

Dia menjawab dengan penuh keikhlasan, sesungguhnya ...

“Ku tunggu di sini ...” imbasan layu matanya berguguran air mata rindu.

Tunggu aku di sini ! Itulah ungkapan yang terakhir di jadikan azimat kini. Langit senja menjadi saksi pada bayu yang tidak bisa berpuisi lagi. Di sini bakal menjadi satu penantian – pada waktu yang sudah pun berlalu.

No comments:

Post a Comment