Gerimis Hati Asyikin

Gerimis Hati Asyikin

TV3@ 2016

TV3@ 2016
#gerimishatiasyikin #alhidayahproductions #tv3

Bila Ajal Menanti

Bila Ajal Menanti
#bilaajalmenanti #tsarasiasdnbhd #tvalhijrah #2015

بسم الله الرحمن الرحيم

Junjungan Baginda Rasulullah SAW bersabda :

" La takhaf wa la tahzan, innallaha ma'anaa."

- Don't be afraid and don't be sad, indeed Allah is always being with you.-

*... ASTAGHFIRULLAHAL ADZIM ALLADZILA ILAHA ILAHUWAL HAYYUL QAYYUMU WA ATUßU ILAIH...*

AL WAHID

"so remember me, I will remember you. And be grateful to me and do not deny me."

(Al Bakarah 2:152)

Al Fatihah

"Telah ku sediakan hamparan doa,pautan wasiat,selaut rindu dan cinta seluas langit biru buat kalian. Andai daku dijemput dulu, sudilah kiranya di sedekahkan surah Al Fatihah buatku. Itu saja hadiah yang ku mahu. Kerana ku tahu, amalan yang ada padaku tidak cukup walaupun pada sujud doa malam-malamku. Ya Labbaika, kasihanilah insan-insan yang mengasihani aku."

JANJI ADAM di DRAMA FESTIVAL KL 2014

JANJI ADAM di DRAMA FESTIVAL KL 2014
Drama Festival KL 2014

JANJI ADAM

JANJI ADAM
#tv3 #azalea #2013 #20ep

JANJI ADAM PROMO

Thursday, January 12, 2012

Ngajad's Tiga Seringit - "Hingga aku tidak ditanya di hadapan Rabbku pada hari qiamat"

Oleh : Ngajad

Pada suatu malam, Umar berjalan disebuah jalan di kota Madinah. Tiba-tiba dia mendengar seorang anak kecil menangis. Dia berkata kepada ibunya, "Tidurkanlah anak mu". Sesaat kemudian dia mendengar suara tangisan seorang anak untuk kedua kalinya. Dia kembali berkata, "Tidurkanlah anak mu". Kemudian ketiga kalinya dia mendengar suara tangisan. Lantas dia berkata, "Tidurkanlah anak  mu. Sesungguhnya engkau adalah ibu yang buruk, tidurkanlah anak mu". Ibu tersebut lantas berkata, "Tinggalkanlah aku. Sesungguhnya, Umar hanya memberi belanja bagi anak yang telah disusui. Aku ingin menyusukan anak ku".

Mendengar penuturan wanita itu, Umar menangis lali pergi menuju masjid. Ketika itu waktu solat Subuh telah tiba dan Umar telah berada di dalam masjid. Orang-orang yang berada di masjid berkata, "Demi Allah, kami tidak faham yang di baca kerana banyaknya menangis". Ketika Umar selesai membaca, orang tersebut berkata, "Wahai Umar,celaka engkau pada hari qiamat kelak. Berapa banyak anak-anak kaum muslimin yang telah engkau bunuh ?" Umar lalu menjawab, "Wahai sekalian manusia ! Demi Allah, mulai saat ini janganlah kamu terburu-buru menyusukan anak-anak kamu. Sesungguhnya aku akan memberi belanja bagi setiap anak yang dilahirkan hingga aku tidak ditanya di hadapan Rabbku pada hari qiamat kelak"
***
petikan dari ...
Bahan : 4 Pemimpin Ajaib (Khulafa'ar Rasyiddin)
Penulis : Umar Hafiz

No comments:

Post a Comment