Gerimis Hati Asyikin

Gerimis Hati Asyikin

TV3@ 2016

TV3@ 2016
#gerimishatiasyikin #alhidayahproductions #tv3

Bila Ajal Menanti

Bila Ajal Menanti
#bilaajalmenanti #tsarasiasdnbhd #tvalhijrah

Karyaku ...

Telemovie BILA AJAL MENANTI di TV ALHIJRAH. 3 JULAI, 2015 @ 10pm. Karya / Konsep / Skrip / SHAHRIZAD SHAFIAN. Arahan : Tn AIDIL FITRI MY @TSAR ASIA SDN BHD.

بسم الله الرحمن الرحيم

Junjungan Baginda Rasulullah SAW bersabda :

" La takhaf wa la tahzan, innallaha ma'anaa."

- Don't be afraid and don't be sad, indeed Allah is always being with you.-

*... ASTAGHFIRULLAHAL ADZIM ALLADZILA ILAHA ILAHUWAL HAYYUL QAYYUMU WA ATUßU ILAIH...*

AL WAHID

"so remember me, I will remember you. And be grateful to me and do not deny me."

(Al Bakarah 2:152)

Selamat Datang Ke Blog

Shahrizad Shafian

(penulis)

"Telah ku sediakan hamparan doa,pautan wasiat,selaut rindu dan cinta seluas langit biru buat kalian. Andai daku dijemput dulu, sudilah kiranya di sedekahkan surah Al Fatihah buatku. Itu saja hadiah yang ku mahu. Kerana ku tahu, amalan yang ada padaku tidak cukup walaupun pada sujud doa malam-malamku. Ya Labbaika, kasihanilah insan-insan yang mengasihani aku."


JANJI ADAM di DRAMA FESTIVAL KL 2014

JANJI ADAM di DRAMA FESTIVAL KL 2014
Lets vote for JANJI ADAM for all categories at Drama Festival KL 2014

JANJI ADAM

JANJI ADAM
Bermula 24 Sept, 2013 di Slot Azalea (4pm-5pm) TV3. Selama 20 Ep. JOM tonton karya kita yang kedua selepas LEBARAN KASIH. Your feedback are more than welcome.

JANJI ADAM PROMO

Sunday, December 28, 2014

Ngajad's Tiga Seringgit ... Kesian pada mu Malaysia

Oleh Ngajad

Selepas satu demi satu musibah datang melanda negaraku
saling silih berganti, menjadikan haru biru
luka lama belum lagi sembuh
kini dibenbani dengan kelukaan kian bertumbuh
sangat payah, teramat parah
untuk melalui yang belum jelas tidak berarah

Adakah kerana nila setitik
dari hujung utara sehingga ke hujung selatan
harus menerima natijahnya
dalam terpinga-pinga, pada dosa-dosa bukan milik mereka?

Disaat langit kerap menangis
bumi semakin bijak mahu merajuk
bayu dalam diam kian menghilang
mentari dan pelangi semakin jauh membawa diri

Kesian pada mu Malaysia ...
Tabahlah dalam menghadapi saat kesukaran ini
Bersabarlah dengan ujian kiriman NYA
Bersangka baiklah dengan tanda ingatan dari NYA
Kita bersatu kerana mu Malaysia
Kita akan tetap bersama kerana Islam mengajar kita
***

Bisikan hati Ngajad ...

Para jiwa pilihan ILAHI
dalam berbaris menunggu giliran untuk berangkat pergi
yang ditinggalkan hanyalah kenangan pada hebatnya amalan mereka
memberi erti para jiwa yang miliki NUR pinjaman ini

Andai masih diberikan masa ...
mampukah seorang aku mentitipkan impian dan harapan
pada bumi yang semakin tua
kegersangan dan ketandusan hampir-hampir di penghujung garisan
hayat ini kian pudar bayangan pada siang

Sedihnya mengenangkan mereka dan keluarga mereka sedang berdepan dengan musibah banjir
Sungguh terkejut dengan sebuah lagi pesawat yang kehilangan

Sudah hampir ke penghabisan tahun
Allah SWT mengirimkan ujian tanda ingatan
mungkin pesanan dari yang Berkuasa,.. Jangan terlalu gembira pada pemberian dunia kerana belum tentu selamat di akhirat sebagaimana didunia NYA.

Allahu
Ya Rabb
Ya Labbaika
sudilah kiranya KAU kasihanilah kami
***





Friday, December 12, 2014

ASMAUL HUSNA

(1) AR RAHMAAN - MAHA PENGASIH
(2) AR RAHIIM - MAHA PENYAYANG
(3) AL MALIK - MAHA MEMILIKI
(4) AL QUDDUUS - MAHA SUCI
(5) AS SALAAM - - MAHA SEJAHTERA
(6) AL MU'MIN - MAHA PENGAMAN
(7) AL MUHAIMIN - MAHA PEMELIHARA
(8) AL AZIIZ - MAHA BERKUASA
(9) AL JABBAAR - MAHA MENUNDUKKAN
(10) AL MUTAKABBIR - MAHA MEMBESARKAN
(11) AL KHAALIQ - MAHA PENCIPTA
(12) AL BAARI' - MAHA PERANCANG
(13) AL MUSOWWIR - MAHA PEMBENTUK
(14) AL GHAFFAAR - MAHA PENGAMPUN
(15) AL QAHHAAR - MAHA PEMAKSA
(16) AL WAHHAAB - MAHA PENGURNIAAN
(17) AR RAZZAAQ - MAHA PEMBERI REZEKI
(18) AL FATTAAH - MAHA PEMBUKA
(19) AL 'ALIIM - MAHA MENGETAHUI
(20) AL QAABIDH - MAHA PENYEMPIT
(21) AL BAASITH - MAHA PELAPANG
(22) AL KHAAFIDH - MAHA MENJATUHKAN
(23) AR RAAFP - MAHA MENGANGKAT
(24) AL MU'IZ - MAHA MEMULIAKAN
(25) AL MUDZIL - MAHA MENGHINA
(26) AS SAMII - MAHA MENDENGAR
(27) AL BASIIR - MAHA MELIHAT
(28) AL HAKAM - MAHA MENGHUKUM
(29) AL 'ADL - MAHA ADIL
(30) AL LATHIIF - MAHA LEMBUT
(31) AL KHABIIR - MAHA WASPADA
(32) AL HALIIM - MAHA PENYANTUN
(33) AL 'ADZHIIM - MAHA AGUNG
(34) AL GHAFUUR - MAHA PENGAMPUN
(35) ASY SYAKUUR - MAHA BERSYUKUR
(36) AL 'ALIYY - MAHA TINGGI
(37) AL KABIIR - MAHA BESAR
(38) AL HAFIIDZH - MAHA PENJAGA
(39) AL MUQHT - MAHA MENCUKUPKAN
(40) AL HASIIB - MAHA PENGHITUNG
(41) AL JALIIL - MAHA LUHUR
(42) AL KARIIM - MAHA PEMURAH
(43) AR RAQIIB - MAHA PENELITI
(44) AL MUJIIB - MAHA MEMPERKENAN
(45) AL WAASI' - MAHA LUAS
(46) AL HAKIIM - MAHA BIJAKSANA
(47) AL WADUUD - MAHA PENCINTA
(48) AL MAJID - MAHA MMULIAKAN
(49) AL BAA'TIH - MAHA PEMBANGKIT
(50) ASY SYAHIID - MAHA MENYAKSIKAN
(51) AL HAQQ - MAHA BENAR
(52) AL WAKIIL - MAHA PENTADBIR
(53) AL QAWIYY - MAHA KUAT
(54) AL MATIIN - MAHA TEGUH
(55) AL WALIYY  - MAHA MELINDUNGI
(56) AL HAMIID - MAHA TERPUJI
(57) AL MUHSH - MAHA MENGHITUNG
(58) AL MUBDI' - MAHA MEMULAI
(59) AL MU'IID - MAHA MENGEMBALI
(60) AL MUHYII - MAHA MENGHIDUPKAN
(61) AL MUMIIT - MAHA MEMATIKAN
(62) AL HAYY - MAHA HIDUP
(63) AL QAYYUUMM - MAHA BERDIRI
(64) AL WAAJID - MAHA PENEMU
(65) AL MAAJID - MAHA MULIA
(66) AL WAAHID - MAHA ESA
(67) AL AHAD - MAHA TUNGGAL
(68) AS SOMAD - MAHA DIPERLUKAN
(69) AL QAADIR - MAHA KUASA
(70) AL MUQTADIR - MAHA MENENTUKAN
(71) AL MUQADDIM - MAHA MENYEGERA
(72) AL MUAKHKHIR - MAHA MENANGGUH
(73) AL AWWAL - MAHA PERTAMA
(74) AL AAKHIR - YANG AKHIR
(75) AZH ZHAAHIR - MAHA NYATA
(76) AL BATHIIN - MAHA TERSEMBUNYI
(77) AL WAALII - MAHA MEMERINTAH
(78) AL MUTA'AALII - MAHA TINGGI
(79) AL BARR - MAHA DERMAWAN
(80) AT TAWWAAB - PENERIMA TAUBAT
(81) AL MUNTAQIM - MAHA PENYEKSA
(82) AL 'AFUWW - MAHA PEMAAF
(83) AR RAUUFF - MAHA PENGASIH
(84) MAALIKUL MULK - MAHA KEDAULATAN
(85) DZUL JALAALI WAL - IKRAAM
PEMILIK KEAGUNGAN DAN KEMULIAAN
(86) AL MUQSITH - MAHA SAKSAMA
(87) AL JAAMI' - MAHA PENGUMPUL
(88) AL GHAANI - MAHA KAYA
(89) AL MUGHNII - MAHA MENGKAYAKAN
(90) AL MAANI' - MAHA PENCEGAH
(91) ADH DHAARR - MAHA MEMUDHARAT
(92) AN NAAFI' - MAHA MANFAAT
(93) AN NUUR - MAHA BERCAHAYA
(94) AL HAADH - MAHA PENTUNJUK
(95) AL BADII'   - MAHA KEINDAHAN
(96) AL BAAQII - MAHA KEKAL
(97) AL WAARITS - MAHA MEWARISI
(98) AR RASYIID - MAHA MEMIMPIN
(99) AS SOBUUR - MAHA PENYABAR

12/12/14



 

Tuesday, November 25, 2014

Ngajad's Tiga Seringgit ... Air mata di Kuala Lumpur


Ancur musnah impian megah
karaton abdi bina barobah kaayaan pusara
gelaplah tangtos mangsa hadapan
jiwa abdi merayau kaler sarta kidul
hirup atos teu aya bererti
zahir abdi hirup batin abdi nilar
pejret redah hate abdi ancur
air mata di Kuala Lumpur
***


Wednesday, November 19, 2014

Ngajad's Tiga Seringgit ... Pujuklah guruh, usah berlaga kasih

Oleh ;; Ngajad

Sudah terlalu lama aku menunggu disini
menjadikan aku seorang penunggu
terik mentari tiada simpati
kuyup seluruh raga
berbaldi peluh menimba penuh
lencun busana bukan gara-gara tumpahan air langit
menjadikan segenap saudara bayu
kaku
untuk menumpang lalu

Mentak nyali nyaring berbunyi
sampai kapan aku harus begini
galau resah meresap ke sanubari
simpan untuk apa lagi
pada sakit tiada henti
hunuskan saja ketentuan takdir
agar harapan itu bisa mati dengan sendiri

Keperitan lantang bersyair pada saki baki hati
kunang-kunang terlepas didalam guni
teriak situa di gunung berapi
jangan berani untuk berkembali
antara marah dan sakit ditanggung disisi
lebih baik hidup didalam mimpi

Pujuklah kepada si guruh
usah berlaga kasih
diberi yang utuh secara seluruh
selagi nyata itu masih

Cintuh kelibat dihujung nama
menjadi tersipu-sipu yang disentuh bukan milik hamba
nyalakan kedengkian itu
biar bertalu-talu terlajak malu
sudah sebati dengan sikap sinis mahu
takdir si penunggu
harus menunggu sehingga tiba kekal berwaktu
***

Monday, November 17, 2014

Buat yang jauh dimata ...

HAPPY BIRTHDAY DEAR BRO ...!

(ANIS JOHARI B SHAFIAN - NOV 17, 1972)

How i wish i could say that either in a greeting card
or via an email or leave a message on your phone
its so hard
how i wish, we wouldn't have to be apart
I have tried numerous time
waited for the longest line
just for you to revert to me
but i am guessing, this is already part of the destiny

I prayed for you - everyday
in case you're wondering
I stayed hoping you'll come back one day
in case you're started missing

But ... the picture has painted
the boat has sailed
you chose where you want to be, right where you want to be
for that, i fully understand

For all these years we've been through
and for up coming years about to
brace yourself
take good care of yourself
The Al Mighty shall protect you
I wont be 'here' forever
IF one day, when you decided to pay a visit
and I am not there to receive you
be calm ... I was never to far
recite for me Al Fatihah
for I've have always recited for you

In life, it takes time to 'come back' ...
and I know, one day you will

p/s :: Its your turn now to take care of Mama ... OK?  Take good care of her ... she misses you dearly. (compared to me ...)

***





Sunday, November 16, 2014

Ngajad's Tiga Seringgit ... Lukisan jiwa luka

Oleh : Ngajad

Bergugusan rangkaian puisi berkidung sepi
disaat awan gemawan meratap kepingan hati
biduk riuh berbunyi
lantang dalam menyampaikan isi
ada jiwa terluka disini

Bergaris menghalusi barisan warna kelam pelangi
menembusi bucu-bucu senja berkaki
lautan biru tersungkur dalam dakapan memori
berpelukan ombak membisu, seperti sudah tidak lagi sudi
pada hujahan sianak tiri

Bagaimana esok hadir mempersembahkan
kelibat duka sengsara pun ada
meratap dahaga malam hilang jua
siang berlari terlepas segenap mimpi
cicir yang bukan untuk dimiliki

Rentapkan saja amarah rasa
biar semua tahu, yang terluka - masih merana
biarkan hujan melukiskan saja
lukisan jiwa luka
kepunyaan hamba

Jakarta - Indonesia, Feb2013
***



Friday, November 7, 2014

7 Amalan

Sebelum kita mati, andai berpeluang untuk melakukan 7 amalan yang dapat kita nikmati selepas kita mati.

HR :: Anas bin Malik a.r

(1) Berkongsi ilmu kepada seseorang.
Berkongsi ataupun menurunkan ilmu, tidak kiralah walaupun kepada anak sendiri. Walaupun ilmu itu kelihatan remeh namun selagi ilmu itu dipelihara dan disebarkan kemudian kepada insan lain, maka dengan itu kebaikan ilmu tersebut yang diparaktikkan kini diterima segala pahalanya - tika itu ... kita sudah pun mati.

(2) Memperdalamkan aliran sungai supaya ia mudah mengalir untuk yang masih hidup menikmatinya.
Membuat aliran sungai  / mahupun parit jiran sebelah rumah. Dalam mempastikan aliran sungai itu mengalir dengan baik, justeru memberikan manfaat kepada penduduk sekeliling. Mereka hidup senang dengan adanya sungai tersebut - pahala memperdalamkan sungai diterima - tika itu ... kita sudah pun mati.

(3) Mengali telaga. 
Menyediakan bekalan air untuk insan lain. Pada sesetengah kehidupan mereka sangat memerlukan bantuan air yang bersih. Air untuk minum, Air untuk mandi. Kita menghulurkan bantuan samada dengan sama-sama mengali telaga ataupun melakukan derma agar terlaksan sebuah telaga untuk kemudahan mereka yang susah ini. Selagi telaga itu ada air dan selagi air itu dinikmati oleh mereka yang amat memerlukan dan mereka senang dengan kemudahan itu, pahalanya menyediakan telaga diterima - tika itu ... kita sudah pun mati.

(4) Sama-sama membangunkan masjid.
Sifat kita yang tidak lokek tika mendapatkan tahu, ada kawasan perumahan yang memerlukan dana untuk membina sebuah masjid. Tidak kiralah walaupun masjid itu sangat jauh dari kawasan tempat tinggal kita, Kita berikan sedikit wang agar mereka dapat merealisasikan impian mereka untuk sama-sama menunaikan solat secara berjemaah di masjid tersebut. Pahala dalam niat mahu membantu dan bersedekah diterima - tika itu ... kita sudah pun mati.
 
(5) Mewakafkan Al Quran.
Kita mendapat tahu ada anak-anak fakir miskin yang tidak berkemampuan untuk memiliki senaskah Al Quran. Sedangkan kita ada 4 ke 5 naskah Al Quran di rumah. Dalam kereta, dalam beg pun ada. Al Quran yang kita beli semasa ke bumi Madinah dan juga ke Mekkah. Malah Al Quran yang dihadiahkan juga masih elok. Lalu kita tidak berkira, kita wakafkan beberapa naskah Al Quran buat yang memerlukan. Selagi Al Quran itu dibaca dan pelihara, selagi itulah pahalanya diterima - tika itu ... kita sudah pun mati.

(6) Meninggalkan anak yang akan selalu mendoakan untuk kita.
Anugerah pemberian Tuhan, anugerah yang paling indah - anak kita sendiri. Berilah didikan, bimbingan serta curahan kasih sayang. Agar satu hari nanti, apabila kita dijemput terlebih dahulu, dia (anak-anak) akan setia mendoakan kebahagiaan untuk kita. Sesungguhnya doa mereka, doa yang cepat tiba.

(7) Tanam pokok Kurma.
Kepada yang berkemampuan. Bukan saja pokok kurma, apa jua jenis pokok yang berbuah. Hasil buah tersebut dimakan dan dijamah oleh insan selagi mereka hidup. Memberikan kemanisan dalam kehidupan mereka, pahala itu kita terima - tika itu ... kita sudah pun mati.

***









Pagi Jumaat yang sayu

Lekuk dinyali sebaik tiba pagi Jumaat ini
terasa sepi mengamit seluruh isian hati
helaian harapan tersadai bagai gebar dibuang sendiri
empuk bantal terasa nipis membenam ke bumi
tilam malam ditendang ke tepi

Pautan mimpi tercicir bersama pemergian malam
gugusan cerita tergantung menantikan siang
lelah jiwa pada penantian
hampir separuh mati pada satu perjanjian

Ujian apakah ini ?
menghiris dinding kepercayaan sendiri
tabah sudah segan untuk berdiri
yakin sudah lama cabut lari
kehormatan tersungkur ditepian jalan mati

Yang bisa melihat memilih untuk membuta
Yang bisa mendengar memilih untuk membisu sahaja
Yang bijak memilih untuk berlaku bodoh semata-mata

Tidak terjentik hati dan perasaan
kala meyaksikan yang sakit semakin menderita
yang sedang menderita tenat berdepan dengan sengsara
yang sengsara hampir-hampir mati di atas paha kita

Kita manusia, manusia jenis apa?
Kita insan, insan yang macam mana?
Kita hamba, hamba kepada siapa tuan NYA?

Sedar tak sedar ...!!!
Esok - Lusa QIAMAT akan tiba.
***




Tuesday, September 9, 2014

Ini takdirnya

Disaat kerapuhan nyali berderai bertaburan bagai dedak abu
bersamaan kehadiran bayu-bayu
keping-kepingan harapan melayang 
saling tidak tumpah seperti nyawa dicabut disebalik bebayang

Selokaan apakah ini 
yang meragut pada kesetiaan
yang mencabul pada kebenaran

Galau segenap hati pilu
meratap pada yang tiada sudi
sesalan bagaimana lagi mungkin meragu
kehibaan ini bagai melekat sehingga mati

Gugusan hantaran doa - belum mampu melepasi lapisan keimanan
lalu dikutip sisa-sisa kesabaran
yang masih elok untuk disandarkan didinding harapan
mudah-mudahan saki baki ini dapat memberi kesudahan

Dikendong kepayahan ini 
pada berbantal-bantal mimpi ngeri
agar dengan lekaslah yang pahit ini berlalu pergi
sekadar melepasi hukuman duniawi

***

Ya Labbaika
ajarilah aku untuk meredhai akan ketentuan MU...
(2:255)

***


Saturday, August 30, 2014

KEMERDEKAAN - SAM

Erti Kemerdekaan buatku ::

Bangun pagi ada nasi lemak bungkus daun pisang jual di tepi jalan.
Bekalan air sentiasa mencukupi sepanjang tahun.
Hadir musim tengkujuh, bah dan banjir bisa ditangani.
Apam balik sentiasa ada terjual di pasar malam.
Kesesakan lalu lintas tiada lagi.
Masjid sentiasa penuh setiap kali masuk waktu untuk menunaikan solat.
Para Muslimin dan Muslimat semakin bijak menutup aurat ditempat umum.
Remaja-remaji semakin matang memerapkan kesopanan dan kesusilan.
Kemiskinan kian pupus kerana si kaya suka memberi.

Memelihara nama baik dan maruah Negara.
Berjuang atas nama cinta pada Malaysia.
Tidak segan dan kekok untuk mengaku "SAM"
Bangga setiap kali menyebut "SAM" diluar negara.

Bersyukur atas nikmat negara yang damai - tidak berperang dengan senjata dan pertumpahan darah.
Mengambil ikhtibar dengan musibah yang melanda pada negara - paha kiri dicubit, paha kanan yang terasa. Kesusahan insan lain, kita sama turut merasakannya.
Kekurangan apa yang ada, pasti ada kelebihan disebaliknya.

MERDEKA !! MERDEKA !! MERDEKA !!
SELAMAT MENYAMBUT KEMERDEKAAN KE 57
31082014


*SAM - Saya Anak Malaysia





Friday, August 22, 2014

KEPULANGAN (Untuk MH17)

Pagi Jumaat
terasa sangat mulia, sangat cantik di jiwa-jiwa
hembusan bayu, hadir dalam pelukan mesra
membelai separa raga
yang sedang meratap kehebatan dunia
separa lagi sudah patah dalam kepiluannya

Ada kedengaran tangisan disebalik sembunyi
ada yang belum habis mengucapkan selamat tinggal - cukup sampai disini
dipapah yang lelah
dikendong yang rapuh
ujian ini bukan untuk seinsan
sebaliknya untuk semua yang berjiwa, berhati mulia

Berat naluri melangkah untuk tiba ke destinasi
pandangan mata tajam mahu tiba untuk berada disisi
untuk sampaikan salam
untuk sampaikan rindu - yang teramat mendalam

Airmata lebih lekasnya tiba
lebih pantas menrungkaikannya
yang sakit ini ku bawa mati
yang perit ini akan ku tanggung sendiri
Usah dikau ragu
segala kenangan indah antara kau dan aku
akan ku simpan ku jadikan memori
bakal bersemadi di lubuk hati - sehingga ke separuh nyawa lagi

Datanglah malam, sampaikan bicara
pada kerdipan bintang
di hujung persada sana
langit biru bakal baik-baik saja
dalam merawati syair kerinduan
barisan doa dalam keindahan

Kepulangan ini yang terakhir kalinya
pulang membawa cita-cita
pulang bersama hajat katanya
bukan sekali ini
akan kita sambut syawal bersama
tetapi akan kekal untuk selama-lamanya

***





Its the longest flight ever ... (dedicated to MH17)

Its a very sad sad day, today
I was in tears
in silent I sat and pray
as i watched one by one 'touched down'
safely landed to Malaysian's ground

I saw our flags covering each one of them
making it looked like a warm and secure blanket
being handed over to our waited handsome soldiers
it made me feel connected
looking at their faces
they knew what pain is all about
far from this distance
they knew the most from the crowd

Honestly, I don't know anyone of them
neither by their names
but then again
It hurt me so bad

Welcome home ... now that you're home
it was the longest ride, ever

22082014



Sunday, May 25, 2014

Cahaya Hati

Yang bercahaya menyinari persada itu adalah cahaya hati
menerangi segenap kegelapan seluas nusantara
tiada lagi yang membendung dengan kerinduan
menutupi kerisauan
mahupun merasakan tersisih dibawah payung kedaulatan

Yang menyuluh tanpa mengenal erti jemu
kerapkali membakarkan diri tanpa memberitahu
tujuan untuk mendapat restu
semoga yang dapat melihat, sudi juga menunggu

Kesanggupan dalam mengorbankan
bukanlah satu gurauan
tiada yang merasakan bahagia jika tidak merasa bahangnya neraka terlebih dahulu

Mentak mencari pada yang hilang jauh dihati
cintuh diraga angans dirasa dekat dijiwa
kibarlah helaian derita di tugu nyawa
melaungkan sakit ini adalah untuk sementara
sementara yang sukar ini berlalu sebelum senja
laksana Jentayu pulang kepangkuan tuannya
kontang airmata belum mahu tiba
pada segenggam janji, jagalah cinta - selalu jawapannya
***


Friday, May 16, 2014

Laksana Jentayu Menantikan Hujan

Tiba-tiba terasa kerinduan yang teramat sangat. Rasa sebak dan sayu menyelebungi seluruh jiwa dan juga raga. Bagaimana mungkin dapat bertemu dengan penawarnya. Ramai sungguh antara yang dikenali sudah selamat pergi dan selamat kembali. Masing-masing dengan senyuman dan cerita yang serba baru. Keseronokan hanya dengan mendengar telah menggocakkan lagi segenap sanubari. Dengan sepantas itu, kenangan demi kenangan datang secara bertubi-tubi. Masih segar, masih jelas, seperti baru semalam ia berlalu.

Ya Rabb,
Gambaran gah Kaabah MU, sungguh sukar untuk aku lupakan. Keharuman diwaktu malam sehingga sebelum Subuh masih melekat di rona deria ku. Gendang halwa deria masih dapat mainkan laungan Muazzin pada setiap waktu yang masuk. Tegak bulu-bulu roma, melihat Kebesaran MU. Kehijauan Masjid Nabawi masih mengimbas dihujung bulu mata ku. Lambaian terakhir yang ku lambaikan adalah lambaian yang paling sukar. Tika itu air mata lebih laju mencurahkan kepayahan kepada kerinduan yang bakal ku tanggung sendiri.

Ya Labbaika,
Sudilah kiranya KAU menjemput aku kembali. Sungguh tiada daya aku untuk terus menanggung kerinduan ini. Kesukaran ini amat payah untuk aku tanggung sendiri.

Sesungguhnya aku sedari, ada mungkin persediaan ku masih belum mencukupi. Aku tidak berkecil hati dengan MU, Ya Rabb. Bukankah benar akan kata-kata mereka yang bijak-bijak, seharusnya kita kena bersabar dengan MU, Ya Allah SWT. Betapa indah dan beruntung kepada sesiapa saja yang diuji oleh MU. Sesungguhnya ujian MU itu adalah satu bukti kesetiaan terhadap MU, Ya Labbaika, kesetiaan ku hanya pada MU.

***






Wednesday, May 14, 2014

SALAM DARI LANGIT BIRU

Dia Khalifah Hidupku
Junjungan Kasihku Di Langit Cinta

Segak langit mendakap mimpi
Pada siang yang suka berlari
Ada kalanya bayu suka bertanya
Mengapa pelangi kerap berdiam saja
Kesepian kidung tiada berpuisi
Syair manikam semakin basi
Mentak hendaknya cintuh di raga
Kabir senja menggapai bingkai kepunyaannya

Langit biru keliru di hamparan rindu
Rasian hadir tidak sekali, tidak menentu
Nyali menghentak di tepian telaga
Berqasidah  entah di barisan mana
Riak memori serangkai nyawa
Apa yang tinggal mungkin bangkai nya saja
Kebutuhan apa lagi yang masih belum cukup-cukup sehingga kini
Kerdipan kunang-kunang hilang mewarnai

 Susuri saja perjalanan ini
Wadah ada dalam menanti
Biar Jentayu hujan di tunggu
Apa pun di waktu itu
Para jiwa-jiwa kesuntukan masa
Illahi tidak sengaja melengahkan mereka
  
Langit biru menghampari  kasih Zuhud dalam diberi
Biar titisan hujan melimpahi hati bumi
Meresapi sehingga ke liang-liang pusara insani
Semoga tiada kontang, kebaikan  diberkati
Kelibat cinta kiblat arahnya
Sujud berdendam, rintihan khalifah jaksa
Luka derita mainan dunia
Kejayaan bahagia janji di sana
Mendongak bumi langit dicari
Tika gerhana melepasi peraduan
Mengharap kasih MU, tiada henti
Tika dosa-dosa ini dalam persiapan

Langit biru titipkan salam
Ya Allah, KAU sampaikanlah
Aku kedekut, aku pengecut
Tidak memiliki, tidak mempunyai
Jolong berharap pinjam sendiri
Hidup ini, hanya sekadar menunggu untuk mati
Bertahan erti pada satu cinta
Cinta yang kekal untuk selama-lamanya
Menahan bermimpi tidak berupaya
Cinta ku satu, tidak mungkin dua

Angan hadir usahlah pergi
Permaidani merah menebar ke bumi
Tujuh takhta rahmat segak berdiri
Hantaran jabar kaisar diberi
Bianglala jiwa merekah di ambi
Sadarulkalam bermula di sini
Zikrullah tiada pernah sunyi
Angan sifat'ullah bintang hati
Kerabat khalifah dalam menanti
Di langit biru ... janji ILAHI



Laut Merah, Jeddah
2011

***






Monday, April 14, 2014

Al- FATIHAH

In the name of Allah, the Entirely Merciful, the Especially Merciful
[All] praise is [due] to Allah, Lord of the worlds-
The Entirely Merciful, the Especially Merciful
Sovereign of the Day of Recompense
It is You we worship and You we ask for help
Guide us to the straight path -
The path of those upon whom You have bestowed favor, not of those who have evoked [Your] anger or of those who are astray.
Ameen
***
Al Fatihah, The opening of Quran.
We recite Al Fatihah during our solat.
We recite Al Fatihah before we ask forgiveness from Allah
We recite Al Fatihah just before we doa
We recite Al Fatihah when another Muslim passed on
We recite Al Fatihah when we missed someone whom has passed on
We recite Al Fatihah during our thanksgiving event
We recite Al Fatihah when we are hurt and much needed guidance
We recite Al Fatihah when we seek a peace of mind
BUT
has each and everyone of us (Muslim) really, really understand the meaning and memorized it by heart ??

May Allah SWT have mercy on all of us.
140414


Friday, April 11, 2014

HAPPY BIRTHDAY DEAREST MAMA

[Say, O Muhammad], "I have only been commanded to worship the Lord of this city, who made it scared and to whom [belongs] all things. And I am commanded to be one of the Muslims [ ie., those who submit to Allah]

And to recite the Quran." And whoever is guided is only guided for [ the benefit of] himself ;and whoever strays - say, "I am only [one] of the warners."

And say, "[All] praise is [due]  to Allah. He will show you His signs, and you will recognize them. And your Lord is not unaware of what you do."

(Surah 27/Juz 20 - an Naml : 91-93)
***

Dearst Mama,
Happy 71st Birthday.

The Al-Mighty is always there, just for you. No matter how deep you fall. I might, I might not be there wherever you are but HE will take good care of you and make sure that you reach JANNATUL FIRDAUSI (tanpa hisab).

My doa has always been for you. Hoping Allah SWT have mercy on me in justifying the needing of me for you. Ever in the past I have hurt you tremendously, for that I asking for your mercy, please forgive me.
To me, you have done me no wrongs.

I have always wanted you to have such a beautiful life spread. Wanting to see your bright warm smile. Filling up your heart with wonderful colors that ought to last. But sometimes, certain reason come for no reason. That is a great deal of test from Allah SWT put us there as in return HE promises paradise.

I sincerely hope you will always be strong to put with another round of battle. If I could, really I would ... stop you from crying. It just torn me apart to know you have a broken heart that hasn't been mend. But on the other hand, I became to realized, by shedding tears we are much closer to The Al-Mighty.

Its the best journey ever, having you next to me. It doesn't get any better than this. I learnt to be strong, to be wise and to be smart from you. I felt the pain, the sorrowfulness when I look into your eye. Although, you did hide it but your eyes tell no lies. For that, I am convince Allah SWT, HE knew more than we do. HE loves you more, you are able to recite Al-Quran with the sweetest and delicate verse from the bottom of your heart. Not many can do what you could do. There are million other things you're good at, only whom is closed to you would know that. MasyaAllah. I am proud that you are my mother, dunia dan akhirat.

Thank you Allah for she is the BEST mama ever. Thank you Mama for being just the way you are.

Do take good care of your precious heart, it won't be long now, till death do us apart.

I will remember you MAMA, if Allah SWT grant me wishes-  even after I die. But will you remember me?

Dari langit biru yang selalu mencari cinta mu
laksana Jentayu menantikan hujan
dalam menanti untuk bertemu dihujung rindu
tiada kasih ku yang kempunan

NENG SHAHRIZAD SHAFIAN
110414
***


Friday, March 28, 2014

Happy 21st Anniversary

Too many numbers today ...
MH370 has been 21 days on the 28th March 2014, PC at 5:30pm.

No news is not a good news
our findings ain't showing
may Allah SWT have mercy on all of us ...
***
Dearest Ade,
I know I didn't get anything for you on our 21st wedding anniversary
for that I so sorry
it's not on purpose I did that, I wish I could have bought a nice gift for you to look at
but instead I make sure that every single day of my life
in every each of my prayers that I performed
I asked Allah SWT to grant you good health, prosperous life & Jannatul Firdaus
it is something I learnt as I go along in life
you are my biggest test that Allah SWT has put me up to
and having said that
I can't live my life without you
may whatever obstacle come and go
our love grow stronger it really shows
I thanked Allah SWT for the best gift ever
having you as my partner for life, is an awesome treasure

May another wonderful 21 years to come ... InsyaAllah. Barakallah.
***

Nota kaki :: 22 tahun yang lampau, disinilah tempatnya kita bertemu. Kami tidak mengukir kata-kata indah, inikan lagi mengikat sebarang janji. Sekadar menyatakan hasrat dihati. Ketika itu tiada madah dapat dilafazkan mahupun hajat untuk disampaikan. Terlalu banyak kebisuan yang menghalang lisan menjadi kenyataan. Dan hari ini, ternyata - segala doa yang terpendam kini Allah SWT mengizinkan dengan nikmat yang barakallah. SubhanaAllah, siapa sangka 22 tahun kemudian, kita masih mampu kesini. Dimana segala-galanya bermula.

22 tahun yang lalu, aku bukan milik mu.
hari ini, dikaulah segala-galanya untuk ku
dengan sengaja Tuhan mahu kita bertemu
bukan untuk seketika
tetapi mungkin untuk selama-lamanya
andai aku dijemput lebih dulu
usahlah dikau terus bersedih
izinkanlah, redhakanlah
sesungguhnya semua ini sudah pun terjadi
kembalilah kesini sekali lagi
dimana pertemuan pertama kali ini
kenangkanlah yang indah-indah
lalu dijadikanlah
seindah memori
untuk dikau jadikan bekalan
kepada impian untuk berkekalan

Bersabarlah dengan ujian Tuhan
DIA suka menguji kesabaran mu
kerana dikaulah insan yang paling penyabar
sudah disediakan tempat untuk insan seperti mu di Syurgawi
sangat dekat dengan ILAHI
sesungguhnya tiada tempat yang paling sesuai untuk mu
Syurga Jannatul Firdaus adalah tempat untuk mu, sayang ku.

ONE SWEET DAY ...



Tuesday, March 25, 2014

Tragedi MH370 - Doa diLangit Biru

Oleh : Ngajad

Madah  apa lagi yang mampu aku ungkapkan
untuk ku hiaskan
rangkaian kasih di persada sepi
lenyap sudah simpulan janji
renggang kini
ikatan jasad dan naluri
mata ku berkaca, senyuman ku hilang entah kemana
takala
menyimpan duka nestapa
hasrat ku remuk
memendam rahsia cinta
yang tertinggal kini hanyalah
jambangan kenangan bertali rindu
yang bakal ku ikatkan dihujung jemari Jentayu

Disini aku, belum berganjak
disaat kali terakhir kita bertemu
akan setia mendoakan
akan ku sampaikan di Langit Biru
agar dikau damai disana ... Jannatul Firdaus, menanti mu.
-Amin YRA-
***
Al-Fatihah
23032014


Monday, March 24, 2014

100 Years

By Ngajad

Look at the time flies
you had 100 years
to live life to the fullest
and yet you are still counting
at which point you are ungrateful to what was yours?
there's never a better wish better than this?


Wednesday, March 12, 2014

MH 370

It has been 5 days
more 100 hours ago
from the last time we heard the whereabouts
missing into the thin air
is something we don't see a lot
it's the hardest moment for everyone
it's time our country unite as ONE
lets forgive & lets forget
what the past that we didn't get

It is a test for you and me
for the Al Mighty wants to see
how much further are we willing to go
without HIS mercy we have nothing, completely
without HIS blessing we are empty
***

Sesungguhnya Allah SWT yang lebih mengetahui apa yang berlaku di langit dan dibumi. Siapa lah kita untuk bertanya kenapa dan mengapa. Sedangkan ketentuan NYA adalah urusan takdir yang selalunya adil. Bersangka baiklah dengan qada' & qadar ini, sesungguhnya DIA Maha Penyayang lagi Maha Memahami apa yang tersirat di jiwa dan di hati. Wallah'ualam.
***
My heart goes to the family & friends of flight MH370. It is not easy, take it from me. But lets give it a try, a step a day... till the morning sun light up your way. Insya Allah.




Thursday, February 6, 2014

THANK YOU TO CLASS MC1101B

My gosh !!!
who would have thought
receiving birthday wishes via the phone
it sure means a lot
coming from bunch of students, when I am home alone

It never happen before
either its the first time for me
it doesn't have to come knocking on my door
but it was perfect, the best gift ever to be

Here's my BIG thank you just for you
class MC1101B
you made 'Mommy Asha' smiling so true
honestly, you guys made me happy

My prayers will always be with all of you
may Allah grant you the best wishes
may all your dreams come true
be good & don't be naughty
only good at hearts will be rewarded in Jannah, you'll see
***

P/S My dearest baby Asha and I will always LOVE you !!!!


Ngajad's Tiga Seringgit ... Cuba

Oleh Ngajad

Cuba berdiri diatas kaki sendiri
walau dihalang onak dan duri
apa kata dunia pada sekerdil diri tiada mengerti
pentas dunia untuk para hati yang bijak berlakon dialam realiti
usia dunia semakin tua
susuk tubuhnya semakin rapuh disetiap masa
menanggung kepalsuan dan kedurjanaan angkara
menghimpun kesengsaan dosa-dosa
paksi dunia bakal patah dua
pada bila-bila masa

Cuba melengkapi unsur-unsur peribadi
berjiwa insani
mempercayai DIA hanya dihati
lapisan naluri mengcengkam sanubari
melihat nasib sebelum ajal tiba nanti
tammat perjalanan akan bertemu selepas ini
sisa semalam meraih sepi
bagaimana kehidupan selepas mati

Cuba memberi daripada menerima
zakat dan fitrah, apa saja yang ada
bersedekah pada yang susah didepan mata
melihat pelbagai ragam dalam binasa
pemberian saja tidak mencukupi untuk mereka
lantas barisan doa, ku serahkan juga
bukan harta, bukan barang jenama mahupun harta pusaka
cuma mengharapkan DIA mengasihani kita semua seadanya

Cuba membilang hari-hari yang tinggal
tidak banyak, hanya beberapa hari saja
melihat semula bekalan  sebelum meninggal
tidak cukup, hanya segenggam cuma
bagaimana kini?
keresahan menyelebungi diri
resah dan gelisah kian menghantui
andai esok sudah tiada lagi
cukupkah hanya dengan segenggam cuma ku persembahkan
kepada yang ESA?
sedangkan yang layak ke Syurga, mereka bawa bersama sedunia amalan mereka
namun mereka tetap segan dengan DIA
tidak seperti setengah daripada kita

Cuba berbakti untuk sehari lagi
mudahan DIA mengizinkan diri ini.
***
(06022014) Barakallah Ya Allah






Monday, February 3, 2014

Ngajad's Tiga Seringgit ... Retak

Oleh Ngajad

Bukan dibaling, dicampak, dilontar
tidak dipijak, ditendang, ditepis
bukan dibuang, dibantai, digilis
tidak disiat, ditoreh, dikikis,
bukan dicubit, dipiat, disinis
namun hati ku terasa retak seribu


Tuesday, January 14, 2014

SALAM MAULIDUR RASUL 1435H

13 Rabiulawal 1435

Today marked the in history when we were not there
Ya RASULULLAH (PBUH) was born
every year we remembered
every year we gathered
BUT
every moment in our life
we like to forget
not to remember
regards Ya RASULULLAH (PBUH)

Why must we wait for a year to travel
in order to realize & to see
such lost we counter in this reality
Ya RASULULLAH (PBUH) was meant to be
have we not being grateful enough?

May ALLAH SWT have mercy on us
(self reminder :: upon entering a mosque regardless of the event, respect the mosque by fully covering yourself. Even tho, when you're there not to pray) (And you thought Allah SWT didn't know?)